Minggu, 09 Februari 2014

Guru akan diberi gelar Gr

Sindonews.com - Pemerintah akan memberi gelar Gr kepada guru yang sudah menjalani program pendidikan guru (PPG). Gelar ini akan menjadikan guru lebih profesional. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) bidang Pendidikan Musliar Kasim mengatakan, pemerintah akan memberikan gelar Gr apabila guru itu sudah menjalani satu tahun pendidikan profesi guru. Menurut dia, gelar tersebut menjadi pelengkap bagi status guru yang sudah dianggap profesional setelah dapat pendidikan dan tunjangan. Berdasarkan Permendikbud Nomor 87/2013 tentang Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan. Khususnya pasal 14 yang menyebutkan Sebutan profesional lulusan program PPG adalah guru yang penggunaan dalam bentuk singkatan Gr. Ditempatkan dibelakang nama yang berhak atas sebutan profesional yang bersangkutan. Di dalam permendikbud tersebut, PPG Prajabatan adalah pendidikan untuk mempersiapkan lulusan S1 Kependidikan dan S1/DIV nonkependidikan yang memiliki bakat dan minat menjadi guru. Mereka akan menguasai kompetensi guru secara utuh untuk selanjutnya mendapatkan sertifikat pendidik profesional. PPG menjadi semacam kuliah bagi calon guru di kampus yang telah ditunjuk pemerintah. “Kami berikan penghargaan bagi guru setelah mereka lulus PPG agar mereka lebih semangat untuk meningkatkan profesionalitas,” katanya, Jumat (7/2/2014). Menurut Direkrur Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ditjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud Supriadi Rustad, lamanya waktu kuliah bagi calon guru bidang studi diPPG ialah satu tahun. Sedangkan PPG bagi guru pendidikan anak usia dini dan SD ialah enam bulan. Sebelumnya mereka akan diseleksi dulu oleh pemerintah. Persyaratannya bisa saja mereka sarjana pendidikan ataupun nonpendidikan. Supriadi menjelaskan, pada 2016 semua guru yang akan diangkat mesti mengikuti PPG terlebih dulu. Hal ini untuk menjamin mutu guru pada kurikulum baru yang berubah metode pengajarannya. Dia menyatakan, meski daerah yang masih berwenang untuk mengangkat guru namun ketentuan pengangkatan guru meski mengikuti persyaratan PPG yang ditegaskan pemerintah pusat.
Share

Rabu, 11 Desember 2013

Rapor Kurikulum 2013 Tanpa Ranking

JAKARTA ( Suara Merdeka)- Dalam implementasi Kurikulum 2013, pemerintah tidak lagi memberlakukan sistem peringkat atau ranking dalam rapor jenjang SD. Kelak rapor akan diisi narasi positif tentang kemampuan anak sehingga diharapkan dapat membangun rasa percaya diri anak. ”Tidak dikenal lagi namanya ranking. Kita anggap anak-anak bisa dan menguasai materi ajar,” ujar Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Ramon Mohandas, di Jakarta. Tiga Hal Pokok Dia menjelaskan, nantinya konsep rapor akan diisi dengan narasi positif. Narasi tersebut akan menggambarkan kemampuan dan penguasaan anak dalam bidang apa saja. Narasi positif itu diharapkan dapat memunculkan rasa percaya diri peserta didik. ”Anak yang menonjol di bagian mana atau di bidang apa, itu yang kita munculkan. Kita akan memberikan sugesti kepada anak,” jelasnya. Menurut Ramon, ada tiga hal pokok yang menjadi poin penilaian siswa. Ketiga hal itu adalah sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Selain membangkitkan rasa percaya diri, dengan rapor model itu diharapkan anak juga tidak terbebani. ”Artinya, mereka tidak terbebani secara psikologis,” ungkapnya. Meski demikian, Ramon menyadari adanya kemungkinan peserta didik yang kurang memahami bidang atau materi pelajaran tertentu. Oleh karena itu, akan dilakukan remedial. ”Meski mereka tetap naik kelas, tetap ada remedial. Itu yang membuat anak tetap menguasai materi di dalam kelas,” imbuh Ramon. Lebih lanjut dia mengatakan, sistem penilaian model itu berbasis pada aktivitas anak. Karena itu, dalam proses belajar mengajar, peserta didik dituntut untuk aktif. ”Penilaian terhadap anak dilihat dari mereka mengerjakan tugastugasnya, baik individu maupun kelompok,” kata Ramon. Pemberlakukan rapor berisi narasi itu baru akan dilakukan di sejumlah sekolah, yakni sekolahsekolah yang telah menerapkan Kurikulum 2013. (K32-60)
Share

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | Grocery Coupons